Postingan

PIAGAM GUMI SASAK

Gambar
Sejarahnya, Piagam Gumi Sasak ini lahir dengan proses panjang dikarenakan beberapa intelektual Sasak gelisah dengan kondisi kebuadayaan Sasak saat ini. Mereka melakukan kajian tentang realitas budaya Sasak saat ini dan kajian tentang bagaimana sebenarnya identitas kesasakan itu. Dalam proses kajian panjang itu kemudian melahirkan beberapa karya yang merupakan bentuk dari ekpresi budaya Sasak tetapi lebih berkiatan dengan khazanah intelektual dan tanda-tanda peradaban anatara lain pada tahun 2004 para intelektual Sasak melahirkan kalender rowot  Sasak, kalender ini merupakan kajian astronomi terhadap tradisi warige yang ada pada masyarakat Sasak. Kajian ini kemudian melahirkan kalender rowot yang kemudian menata kembali sistem warige dan menjadikannya kalender konvensional. Kemudian kajian-kajian dilakukan terhadap aspek-aspek peradaban lain. Kajian tentang masjid kuno, masjid adat tentang arsitektur yang pada 17 agustus 2015 Drs. H. Lalu Agus Fathurrahman menerbitkan buk...

Rimpu Perisai Aurat Siwe Mbojo

Gambar
Rimpu merupakan kata yang memiliki makna yang sangat terhormat di hati para wanita Bima, hal ini dikarenakan rimpu merupakan cara wanita Bima metupi seluruh auratnya secara tradisional pada zaman dulu. Jauh sebelum peradaban berpakaian hadir di dana Mbojo (tanah Mbojo), wanita Mbojo sudah dengan sigap menutup apa yang tidak boleh diperlihatkan dari dirinya, dengan makna filosofis yang sangat tinggi rimpu mampu menjadikan raga setiap wanita Mbojo menjadi terhormat dan berharga. Selsain bukti ketaatan diri kepada Allah SWT,  rimpu dalam kehidupan sehari-hari siwe Mbojo (wanita Mbojo) mencerminan identitas yang mereka junjung tinggi. Berbeda status sosial maka akan berbeda pula cara wanita Bima untuk menutup auratnya. Terdapat tiga metode penggunaan rimpu di Mbojo yang mencerminkan identitas mereka. Berikut penjelasannya : 1.       Rimpu cili Jika dia masih gadis atau belum menikah maka wanita itu akan menggunakan rimpunya dengan gaya rimpu cil...

Fitua Kitab Sakral Dou Mbojo

Bima atau Mbojo merupakan salah satu suku yang berada di ujung timur pulau sumbawa provinsi Nusa Tenggara Barat. Suku Mbojo ini merupakan salah satu suku yang memiliki banyak cerita yang unik dan menarik mulai dari sejarah penamaannya, tradisi, pakaian adat, cara bertahan hidup, dan naskah- naskah kuno yang dijadikan pedoman oleh masyarakat Bima atau dou Mbojo dalam kehidupannya.             Dulunya, daerah diujung timur pulau sumbawa ini tidaklah dikenal dengan sebutan Bima melainkan dikenal dengan sebutan Mbojo , namun terdapat beberapa kisah dan peristiwa sejarah yang panjang sehingga membuat daerah di ujung timur pulau sumbawa itu lebih dikenal dengan sebutan Bima.             Mbojo dulunya berasal dari kata babuju yang artinya dana atau tanah.  Daera Bima pada abad-abad dahulu lebih dikenal dengan sebuatan Dana Babuju yang menjadi Dana Mbojo. Mengapa dikatakan...